Tutup Iklan
hijab
RajaKomen
Kritik Anies Baswedan ke Oxford karena Abaikan Nama Peneliti Indonesia di Studi Rafflesia

Kritik Anies Baswedan ke Oxford karena Abaikan Nama Peneliti Indonesia di Studi Rafflesia

Admin
1 Des 2025
Dibaca : 208x

Baru-baru ini, dunia sains dan publik Indonesia ramai menyoroti unggahan resmi Oxford University mengenai penemuan Rafflesia hasseltii di Sumatra Barat terutama karena di dalamnya hanya disebut nama peneliti dari Inggris, tanpa menyebut satu pun peneliti atau pemandu lokal asal Indonesia. 

Menanggapi hal itu, Anies Baswedan menulis di akun X miliknya: “Dear @UniofOxford, para peneliti Indonesia kita Joko Witono, Septi Andriki, dan Iswandi bukanlah NPC. Sebutkan juga nama mereka.” 

Istilah “NPC” (Non-Playable Character) dalam konteks tersebut merujuk pada karakter dalam gim yang pasif atau hanya pelengkap yang digunakan Anies sebagai sindiran bahwa peneliti Indonesia tidak boleh dianggap sebagai pelengkap tak penting dalam narasi ilmiah global. 


Mengapa Ini Penting — Bukan Sekadar Nama

Penemuan bunga Rafflesia hasseltii bukanlah hasil satu individu atau satu tim asing saja. Dalam ekspedisi ke hutan hujan Sumatra, tim terdiri dari ilmuwan internasional serta peneliti dan pemandu lokal Indonesia. 

Pengabaian kredit terhadap peneliti lokal dianggap oleh banyak pihak sebagai wujud ketidakadilan akademik bahkan sebagai cerminan dari apa yang disebut “kolonialisme akademik,” yaitu praktik di mana kontribusi dari peneliti di negara berkembang sering disamarkan, padahal mereka memegang peranan penting dalam pengumpulan data lapangan. 

Dengan tidak mencantumkan nama peneliti asal Indonesia, unggahan tersebut dianggap sebagai penghapusan (erasure) dari sejarah kontribusi ilmiah mereka — sesuatu yang menyakitkan bagi komunitas sains dan konservasi di Indonesia. 


Revisi Klaim: Oxford Respons Kritik

Setelah kritik luas — termasuk dari publik dan tokoh seperti Anies Oxford University akhirnya memperbarui postingannya dan mencantumkan nama para peneliti Indonesia yang terlibat: yaitu Joko Witono (BRIN), Septian Andriki (aktivis konservasi), dan Iswandi (pemandu lokal). 

Dalam pernyataan perbaikan itu, Oxford berkata bahwa ekspedisi tersebut merupakan kolaborasi antara peneliti internasional dan lokal  bahwa kontribusi dari peneliti Indonesia diakui dan dipahami sebagai bagian dari tim. 


Pelajaran dari Insiden Ini

1. Etika Kolaborasi Ilmiah Penting
Kesuksesan ekspedisi semacam penemuan Rafflesia tidak akan terjadi tanpa pengetahuan lokal pemandu, peneliti, dan masyarakat sekitar. Mengabaikan nama mereka melemahkan semangat kolaborasi dan menghancurkan kepercayaan.


2. Keadilan Kredit Bagian dari Penghargaan Ilmiah
Kredit ilmiah bukan hanya soal nama di publikasi tapi juga soal pengakuan terhadap kerja keras, risiko, dan kontribusi nyata di lapangan.


3. Kesetaraan dalam Produksi Ilmu Global
Insiden ini menunjukkan bahwa institusi dari negara maju perlu lebih sensitif terhadap dinamika dan kontribusi kolektif dalam riset global — supaya tak terus mengulang pola asimetri (global North vs global South).


4. Peran Tokoh Publik untuk Suara Kolektif
Respons dari tokoh seperti Anies Baswedan membantu menyoroti isu “kredit tidak adil” dan memberi tekanan agar institusi besar berubah, serta mendorong publik dan media untuk memperhatikan etika akademik.

 

Kesimpulan

Kritikan Anies Baswedan atas sikap awal Oxford University dalam merilis penemuan Rafflesia hasseltii tanpa mencantumkan nama peneliti Indonesia mengingatkan kita bahwa dalam kolaborasi ilmiah global, penghargaan terhadap semua pihak adalah hal mendasar. Insiden ini pun menunjukkan bahwa pengakuan formal nama, peran, dan kontribusi bukanlah hal sepele: tetapi cerminan dari penghormatan, keadilan, dan integritas dalam sains. Semoga ke depan, kolaborasi internasional berjalan dengan lebih adil dan terbuka.

Baca Juga:
https://masoemuniversity.ac.id/

Pendidikan 27 Okt 2024

Kuliah Sambil Kerja Tanpa Stres di Ma'soem University Bandung

Kuliah sambil bekerja tanpa stres kini bisa Anda wujudkan di Ma'soem University Bandung. Dengan program kelas karyawan yang dirancang khusus untuk para

"Minta Fee" Baktiono Sekretaris DPC PDIP Dilaporkan ke DPP PDIP

Sharing 11 Maret 2025

"Minta Fee" Baktiono Sekretaris DPC PDIP Dilaporkan ke DPP PDIP

Wakil Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (DPC PDIP) Kota Surabaya Achmad Hidayat melaporkan Sekretaris DPC

Tips  Dalam Memilih Karpet Vinyl Berkualitas dan Cara Merawatnya

Sharing 25 Maret 2023

Tips Dalam Memilih Karpet Vinyl Berkualitas dan Cara Merawatnya

Memiliki rumah yang mewah memang menjadi impian bagi setiap orang. Akan tetapi memiliki hunian mewah tidak selalu harus berukuran besar dengan harga yang

anies baswedan

Wawasan 5 Mei 2023

Upaya Anies Baswedan Dukung Hak Buruh

Anies Baswedan, pada saat menjadi Gubernur Daerah Khusus Ibukota Jakarta, dikenal pro-buruh sejak menjabat pada tahun 2017 . Baswedan lahir di Kuningan,

Mempersiapkan Sukses Melalui Tryout CPNS dengan Soal

Pendidikan 14 Mei 2025

Mempersiapkan Sukses Melalui Tryout CPNS dengan Soal

Menyongsong ujian CPNS (Calon Pegawai Negeri Sipil) adalah proses yang membutuhkan persiapan matang, termasuk di dalamnya berlatih melalui tryout. Tryout CPNS

Mempersiapkan Ujian dengan Tryout Online SMP Kelas 7

Pendidikan 24 Jun 2025

Mempersiapkan Ujian dengan Tryout Online SMP Kelas 7

Menghadapi ujian atau tryout adalah bagian penting dari perjalanan pendidikan setiap siswa, termasuk mereka yang berada di tingkat SMP. Terutama bagi siswa

Berita Terpopuler
Berita Terbaru
RajaKomen
Copyright © GuePunyaCerita.com 2026 - All rights reserved
Copyright © GuePunyaCerita.com 2026
All rights reserved
Tutup Iklan
hijab