Tutup Iklan
hijab
rajapress
Fungsi dan Peran Kurikulum Merdeka dalam Pendidikan

Fungsi dan Peran Kurikulum Merdeka dalam Pendidikan

Admin
7 Okt 2024
Dibaca : 383x

Kurikulum dan pendidikan merupakan dua hal yang sulit untuk dipisahkan. Kurikulum digunakan sebagai pedoman dasar dalam proses pembelajaran. Berhasil atau gagalnya proses pendidikan, mampu atau tidaknya siswa memahami materi pelajaran, tercapai atau tidaknya tujuan pendidikan, semua bergantung pada kurikulum yang digunakan.

Kurikulum.ac.id berisi sekumpulan rencana, tujuan, dan materi pembelajaran. Termasuk cara mengajar yang akan menjadi pedoman bagi setiap pengajar supaya bisa mencapai target dan tujuan pembelajaran dengan baik.

Oleh karena itu, kurikulum perlu disusun dan dikembangkan dengan baik, sistematis, komprehensif, serta terintegrasi dengan segala kebutuhan pengembangan dan pembelajaran siswa, khususnya dalam menyiapkan diri untuk menghadapi kehidupan setelah lulus. 

Fungsi Kurikulum dalam Pendidikan

Fungsi kurikulum dalam pendidikan adalah untuk meninjau kembali tujuan yang selama ini telah digunakan oleh sekolah maupun instansi pendidikan yang saling berkaitan. Oleh karena itu, fungsi kurikulum dalam pendidikan juga terkait untuk guru, siswa, kepala sekolah, pengawas, orang tua, dan masyarakat. Berikut adalah penjelasannya.

1. Fungsi Kurikulum bagi Guru

Kurikulum berfungsi sebagai pedoman dalam pelaksanaan proses pembelajaran. Proses pembelajaran tidak akan berjalan dengan efektif jika tidak berpedoman kepada kurikulum, sebab kegiatan pembelajaran merupakan proses yang bertujuan, sehingga segala sesuatu yang dilakukan guru dan siswa diarahkan untuk mencapai tujuan.

2. Fungsi Kurikulum bagi Kepala Sekolah

Kurikulum berfungsi untuk menyusun perencanaan dan program sekolah, mulai dari penyusunan kalender sekolah, pengajuan fasilitas sarana dan prasarana sekolah kepada dewan sekolah, juga penyusunan berbagai kegiatan sekolah yang bersangkutan dengan kegiatan ekstrakurikuler dan kegiatan-kegiatan lainnya. Penyusunan hal-hal tersebut haruslah didasarkan pada kurikulum.

3. Fungsi Kurikulum bagi Pengawas

Kurikulum berfungsi sebagai panduan dalam melaksanakan supervisi terhadap sekolah. Para pengawas dapat menentukan apakah program sekolah, termasuk pelaksanaan proses pembelajaran yang dilakukan oleh guru sudah sesuai dengan tuntutan kurikulum atau belum. Dengan begitu pengawas pun dapat memberikan saran evaluasi yang tepat berdasarkan kurikulum.

4. Fungsi Kurikulum bagi Pendidikan

Pendidikan merupakan usaha bersama. Oleh karena itu tujuan pendidikan tidak akan berhasil dicapai secara optimal apabila semuanya hanya dibebankan pada guru atau sekolah. Disinilah orang tua perlu memahami tujuan dan proses pembelajaran yang dilaksanakan oleh sekolah.

Atas dasar itu, fungsi kurikulum bagi orang tua adalah sebagai pedoman dalam memberikan bantuan pendidikan, baik bagi penyelenggaraan program sekolah, maupun membantu anak-anak mereka belajar di rumah sesuai dengan program sekolah. Dengan adanya kurikulum, orang tua juga dapat mengetahui tujuan yang harus dicapai dalam pendidikan anak-anaknya, serta ruang lingkup materi pelajaran mereka.

Peran Kurikulum dalam Pendidikan

Secara umum, kurikulum berperan untuk mencapai tujuan pendidikan, khususnya pendidikan nasional. Berikut adalah tiga peran penting kurikulum yang perlu diketahui.

1. Peran Konservatif

Peran ini bertujuan untuk melestarikan nilai budaya yang merupakan warisan masa lalu kepada generasi muda yang hidup hari ini. Hal ini dilatarbelakangi oleh kemajuan pengetahuan dan teknologi yang bergerak cepat dan sangat mungkin budaya asing masuk untuk menggerogoti budaya lokal yang sebelumnya sudah tertanam.

Melalui sekolah atau lembaga pendidikan, kurikulum berperan dalam mewariskan nilai-nilai dan budaya masyarakat kepada siswa. Siswa diajarkan untuk memahami dan menyadari norma-norma dan pandangan hidup masyarakat, sehingga ketika mereka kembali ke masyarakat, mereka dapat menjunjung tinggi dan berperilaku sesuai dengan norma-norma tersebut. Pengajaran tersebut pun menjadi salah satu tugas dan tanggung jawab sekolah.

Dengan peran konservatif, kurikulum dapat berperan dalam menangkal berbagai pengaruh yang dapat merusak nilai-nilai luhur, sehingga keajegan sosial dan identitas masyarakat akan tetap terpelihara dengan baik. Peran konservatif ini juga dapat digunakan untuk mentransmisikan nilai-nilai warisan budaya yang dianggap masih relevan dengan masa kini kepada generasi muda.

2. Peran Kreatif

Sekolah bertanggung jawab untuk mengembangkan hal-hal baru sesuai dengan perkembangan zaman. Oleh karena itu, kurikulum yang merupakan bagian dari sistem pendidikan memiliki peran kreatif. Artinya, kurikulum diharapkan mampu menjawab tantangan yang ada sesuai dengan perkembangan dan kebutuhan masyarakat. 

Kurikulum haruslah memuat hal-hal kreatif sehingga siswa juga lebih mudah dalam mengembangkan potensi yang ada dalam diri mereka. Jika kurikulum tidak mengandung unsur-unsur yang kreatif, maka sistem pendidikan akan tertinggal. Apa yang diberikan oleh sekolah pun akhirnya kurang bermakna dan menjadi tidak relevan dengan kebutuhan dan tuntutan sosial di masa saat ini.

3. Peran Kritis dan Evaluatif

Kurikulum berperan untuk menyeleksi nilai dan budaya mana yang perlu dipertahankan serta budaya baru seperti apa yang perlu dimiliki oleh siswa. Tidak setiap nilai dan budaya warisan harus terus dipertahankan. Hal ini karena tidak semua nilai dan budaya sesuai dengan tuntutan perkembangan masyarakat. Kurikulum harus mampu mengevaluasi segala sesuatu yang masuk dan memilih hak-hal yang dianggap bermanfaat untuk kehidupan siswa.

Demikianlah ulasan tentang fungsi dan peran kurikulum pendidikan (kurikulum merdeka), tujuan Kurikulum pendidikan adalah memberikan kebebasan kepada sekolah untuk mengembangkan kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan lokal dan potensi siswa, dan juga untuk mendorong kreativitas, inovasi, dan pemberdayaan guru dalam proses pembelajaran.

Baca Juga:
Passing Grade Fakultas di ITB: Strategi Memilih Jurusan Sesuai Nilai UTBK

Pendidikan 22 Apr 2025

Passing Grade Fakultas di ITB: Strategi Memilih Jurusan Sesuai Nilai UTBK

Meneruskan pendidikan di perguruan tinggi adalah impian banyak siswa setelah menyelesaikan pendidikan menengah. Salah satu institusi yang paling diidamkan di

Contoh Bank Soal SD Sesuai Kisi-Kisi Kurikulum sebagai Alat Pembelajaran Terarah

Pendidikan 25 Des 2025

Contoh Bank Soal SD Sesuai Kisi-Kisi Kurikulum sebagai Alat Pembelajaran Terarah

Kurikulum pendidikan dasar dirancang sebagai peta jalan pembelajaran yang memuat kompetensi inti dan kompetensi dasar yang harus dikuasai siswa. Dalam konteks

Ide Kreatif Peringatan Hari Anak Nasional di Media Sosial dengan Konten Emosional

Sharing 1 Apr 2025

Ide Kreatif Peringatan Hari Anak Nasional di Media Sosial dengan Konten Emosional

Hari Anak Nasional merupakan momen penting yang diakui untuk memperhatikan hak dan kesejahteraan anak-anak di Indonesia. Di era digital saat ini, media sosial

Vaksin Melanoma Kanker Kulit Pertama di Dunia Telah Diberikan dalam Uji Coba di Inggris

Kesehatan 9 Mei 2024

Vaksin Melanoma Kanker Kulit Pertama di Dunia Telah Diberikan dalam Uji Coba di Inggris

Sebuah terobosan besar dalam dunia medis telah terjadi di Inggris, di mana vaksin pertama untuk melanoma, jenis kanker kulit yang ganas, telah diberikan dalam

Konten Ramai

Tips Sukses 1 Jan 2026

Konten Sudah Ramai Tapi Masih Diragukan? Ini Cara Bikin Audiens Percaya Tanpa Harus Jualan Keras

Konten Sudah Ramai Tapi Masih Diragukan? Ini Cara Bikin Audiens Percaya Tanpa Harus Jualan Keras Di tengah derasnya arus informasi digital, satu masalah

Strategi Social Proof untuk Meningkatkan Komentar Posting Media Sosial

Tips Sukses 12 Jan 2026

Strategi Social Proof untuk Meningkatkan Komentar Posting Media Sosial

Komentar merupakan bentuk interaksi paling aktif dalam ekosistem media sosial karena mencerminkan keterlibatan kognitif audiens terhadap sebuah konten.

Berita Terpopuler
Berita Terbaru
rajatv
Copyright © GuePunyaCerita.com 2026 - All rights reserved
Copyright © GuePunyaCerita.com 2026
All rights reserved
Tutup Iklan
hijab